Tampilkan postingan dengan label baluran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baluran. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juli 2015

PENYEBAB KERUSAKAN KARANG DI PANTAI BAMA




Secara umum hal – hal yang menyebabkan kerusakan karang secara besar – besaran di Taman Nasional Baluran antara lain :
1.       Penangkapan ikan dengan bahan peledak
Cara penangkapan ikan dengan bahan peledak telah berkembang tidak hanya di Indonesia saja tetapi juga di negara – negara lain seperti Tanzania di Afrika Timur sampai Filipina dan cara ini berkembang dengan pesat. Dinamit sebagai bahan peledak sukar diperoleh secara legal sehingga dipergunakan karbid (Ca2C) sebagai bahan peledak substitusi.

Rabu, 08 Juli 2015

MENGENAL PANTAI BAMA DI KAWASAN TAMAN NASIONAL BALURAN MENGGUNAKAN PETA TRANSEK



Taman Nasional Baluran terletak di ujung Pulau Jawa, sebelah utara dibatasi oleh Selat Madura, sebelah timur oleh Selat Bali dan bagian selatan sampai barat berturut – turut dibatasi oleh Dusun Pandean desa Wonorejo, Sungai Bajulmati, Sungai Klokoran, Dusun Karangtekok dan Desa Sumberanyar.

Jumat, 26 Juni 2015

KATEGORI TUTUPAN TERUMBU KARANG DI PANTAI BAMA, BALURAN



Di dalam pembagian zonasi Taman Nasional Baluran, Bama termasuk zona pemanfaatan dan merupakan pusat dari kunjungan wisata di Taman Nasional Baluran. Di daerah ini karang tumbuh pada kedalaman 2 sampai 10 meter, tubir landai yang semakin ke tengah semakin dalam, dan pertumbuhan karang semakin jarang. Pada kedalaman 15 meter tidak dijumpai pertumbuhan karang, dasar berupa pasir halus bercampur lumpur.

Selasa, 16 Juni 2015

JENIS IKAN DAN BENTOS YANG TERDAPAT PADA PANTAI BAMA, BALURAN



Dalam kegiatan pengamatan tahun 2003 dijumpai 22 jenis ikan karang, 6 jenis bentos dan beberapa anemon. Selengkapnya dapat dilihat pada Tabel di bawah ini.

Selasa, 09 Juni 2015

IDENTIFIKASI DINAMIKA POTENSI TERUMBU KARANG DI PANTAI BAMA, BALURAN




Lokasi Pantai Bama berada tepat di depan lokasi wisata pantai Taman Nasional Baluran. Tempat ini bersifat terbuka dan daratannya sebagian besar ditumbuhi mangrove.  Jarak dari garis pantai menuju titik penyelaman kedalaman 3 meter kurang lebih sejauh 200 meter dan sepanjang interval tersebut  ditumbuhi lamun dan beberapa jenis karang yang telah rusak dengan substrat pasir.