Benih (nener) ikan bandeng yang ditebar adalah benih yang berada dalam tahap akhir
masa
larva, yang secara alami dijumpai di perairan pantai dengan panjang tubuh total
10-16
mm.
Apabila penebaran menggunakan benih ikan bandeng yang dihasilkan dari panti
pembenihan maka benih tersebut merupakan
benih yang berumur 21-25 hari.
Padat tebar
Padat tebar yang baik untuk lama penggelondongan 40-60 hari adalah 10-12 ekor/m2.
Sebelum penebaran dilakukan, benih perlu diaklimatisasi terhadap kondisi lingkungan (suhu
dan salinitas) medium tambak penggelondongan. Pertama sekali benih ditempatkan dalam
suatu wadah, kemudian air dari tambak sedikit demi sedikit dimasukkan ke dalam wadahtersebut dengan selang melalui salah satu sisi wadah, sedangkan dari sisi lain air dari wadah di sipon keluar dengan menggunakan selang yang dilengkapi saringan sehingga dengan demikian akhirnya kondisi suhu dan salinitas air dalam wadah menjadi sama dengan kondisi air dalam tambak. Setelah aklimatisasi benih selesai dilakukan, selanjutnya benih dapat ditebar ke tambak.
Padat tebar yang baik untuk lama penggelondongan 40-60 hari adalah 10-12 ekor/m2.
Sebelum penebaran dilakukan, benih perlu diaklimatisasi terhadap kondisi lingkungan (suhu
dan salinitas) medium tambak penggelondongan. Pertama sekali benih ditempatkan dalam
suatu wadah, kemudian air dari tambak sedikit demi sedikit dimasukkan ke dalam wadahtersebut dengan selang melalui salah satu sisi wadah, sedangkan dari sisi lain air dari wadah di sipon keluar dengan menggunakan selang yang dilengkapi saringan sehingga dengan demikian akhirnya kondisi suhu dan salinitas air dalam wadah menjadi sama dengan kondisi air dalam tambak. Setelah aklimatisasi benih selesai dilakukan, selanjutnya benih dapat ditebar ke tambak.