Senin, 08 Maret 2010

ANALISA USAHA PEMBESARAN SIDAT ( Angguila sp)

1.  Luas kolam 100 m2 ( kolam tembok, tinggi 100cm – 150cm ) diajurkan pemanfaatan kolam air deras yang kurang berfungsi.
2.  Benih sidat ynag ditebar 25 ekor/m2 ukuran 30-5- gr atau padat tebar 1 kg/m2.
3.  Total tebar ± 2.500 ekor (100 kg).
4.  Lama pemeliharaan 5-6 bulan
5.  Estimasi tingkat kelangsungan hidup (SR) 70%.
6. Pakan utama cacing kalung (Rumbricus), minimal sebanyak 60 % dari total pemberian pakan selama satu periode, dan sebanyak 40% (ikan rucah, pellet, keong mas) tingkat konversi pakan 2.

7.  Jumlah pemberian pakan perhari 3-5 % dari berat total.
8.  Budidaya cacing kalung (Rumbricus) perlu dilaksanakan karena merupakan pakan utama dan telah disetujui eksportir sidat. Tempat budidaya cacing (bak tembok/bak kayu/bak terpal) media hidup kotoran sapi. (segmen khusus penyefiaan pakan/budidaya cacing kalung (Rumbricus).
9.  Estimasi panen sidat 70% x 2.500 ekor = 1.750 ekor dengan ukuran per ekor 400-600 gr atau total sekitar 875 kg.
10  Biaya operasional

a.   Benih sidat 2.500 ekor (100kg) @ Rp. 100.000,-                       = Rp. 10.000.000,-
b.   Pakan cacing 1050 kg @ Rp. 15.000,-                                     = Rp. 15.750.000,-
c.   Pakan lain (Pellet,ikan rucah,keong) 700kg @ Rp.10.000          = Rp.   7.000.000,-
d.  Biaya persiapan kolam(perbaikan kolam,peralon/bambu,dll)     = Rp.   5.650.000,-
e.  Benih cacing 20 kg @ Rp. 30.000,-                                          = Rp.      600.000,-
f.  Biaya Panen                                                                          = Rp.   1.000.000,-
g.  Biaya tenaga kerja @ Rp. 500.000/bulan                                  = Rp.   3.000.000,-
h.  Biaya sewa kolam @ Rp. 200.000/bulan                                    = Rp.   1.200.000.-
i.  Biaya penyusutan peralatan 1 paket                                           = Rp.      800.000,- 
   TOTAL BIAYA                                                                    = Rp 45.000.000,-

11.  Pendapatan Usaha

a. Panen Sidat 1.750 ekor (875 Kg) @ Rp. 70.000 / kg                  = Rp. 61.250.000,-
b. Penjualan cacing                                                                 = Rp. 10.000.000,- 
TOTAL PENDAPATAN                                                        = Rp. 71.250.000,-

12.  Keuntungan usaha Total Biaya – Total Pendapatan            = Rp. 26.250.000,-

7 komentar:

  1. Dear Mbak Ainun,

    Perkenalkan nama saya Mansur.

    Saya tertarik untuk membudidayakan Ikan Sidat, kalau boleh saya ingin menanyakan beberapa hal:

    1. Saya ingin budidaya mulai tahap Fingerling untuk Ikan Sidat konsumsi, apakah perhitungan di atas bisa langsung saya konversikan?

    2. Bagaimana dengan pemasaran Ikan Sidat?

    Sekian,
    Terimakasih
    Salam,

    Mansur
    085743160398
    mansur_09@yahoo.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal Mas Mansur.

      1. Untuk estimasi perkiraan SR dan Produksi tidak terlalu berbeda, tetapi untuk perkiraan biaya produksi dan harga mengalami perubahan. karena analisa usaha tersebut dibuat pada Tahun 2011. tetapi bisa dijadikan referensi perbandingan harga. seperti contoh, harga sidat konsumsi di analisa Rp. 75.000. sedangkan perkiraan harga sidat sekarang kurang lebih dikisaran Rp.150.000- Rp.300.000

      2. Kalau untuk pemasaran, coba mas mansur tanya ke Dinas Perikanan Kab/Kota setempat untuk informasi pasar ikan sidat. Biasanya ikan sidat ini banyak dibutuhkan oleh perusahaan pengolahan seperti fillet dll. Kebutuhan ikan sidat ini kebanyakan untuk ekspor.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. assalamualaikum mba ainun.
    saya tertarik sekali untuk memulai budidaya ikan sidat. saya punya kolan beton ukuran 9m2 yang kebetulan nganggur. saya mau tanya dengan ukuran kolam segitu, apakah memungkinkan saya memanfaatkan kolam tsb untuk budidaya ikan sidat? terima kasih/

    BalasHapus
  4. Terimakasih mbak ainun..
    postingan anda membantu tugas saya..

    BalasHapus